Di konferensi Morgan Stanley Technology, Media and Telecom di San Francisco, CEO Nvidia Jensen Huang mengumumkan bahwa perusahaan tersebut kemungkinan akan menghentikan investasi di OpenAI dan Anthropic setelah keduanya melakukan IPO. Penjelasan ini meninggalkan banyak pertanyaan tentang motif di balik keputusan ini.
Nvidia telah melakukan investasi besar-besaran di OpenAI dan Anthropic, tetapi kini perusahaan tersebut tampaknya telah mengubah strateginya. Dalam konferensi pers, Huang menyatakan bahwa investasi Nvidia di kedua perusahaan tersebut telah mencapai tujuannya, yaitu memperluas dan memperdalam ekosistem perusahaan. Namun, banyak yang bertanya-tanya apakah ada alasan lain di balik keputusan ini.
Investasi Berisiko dan Ketergantungan
Salah satu kemungkinan alasan di balik keputusan Nvidia adalah ketergantungan antara perusahaan tersebut dan OpenAI serta Anthropic. Ketika Nvidia pertama kali mengumumkan investasi di OpenAI, banyak yang menganggap ini sebagai "wash" karena OpenAI juga akan membeli chip dari Nvidia. Namun, kini Nvidia tampaknya telah mengurangi investasinya di OpenAI, dari $100 miliar menjadi $30 miliar.
Hubungan Nvidia dengan Anthropic juga terlihat tegang. CEO Anthropic, Dario Amodei, pernah membandingkan penjualan chip AI kepada pelanggan China dengan "menjual senjata nuklir kepada Korea Utara". Ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana Nvidia akan menavigasi hubungannya dengan Anthropic di masa depan.
Kondisi ini meninggalkan Nvidia dalam posisi yang sulit, karena perusahaan tersebut harus menyeimbangkan investasinya di OpenAI dan Anthropic dengan kebutuhan untuk memperluas ekosistemnya. Apakah Jensen Huang telah memprediksi kemungkinan ini atau tidak, satu hal yang pasti adalah bahwa keputusan Nvidia untuk menghentikan investasi di OpenAI dan Anthropic akan memiliki dampak besar pada industri teknologi.
Sumber: TechCrunch




