Amerika Serikat Kawal Tanker di Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa armada angkatan laut negaranya akan mulai mengawal kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Langkah ini diambil guna menembus blokade Iran sekaligus menjamin stabilitas aliran energi global di tengah eskalasi perang di Timur Tengah. Selat Hormuz sendiri merupakan urat nadi energi global yang menjadi jalur bagi seperlima ekspor minyak dan gas dunia.
Washington juga berencana memberikan jaminan asuransi bagi kapal-kapal yang berani melintasi jalur pelayaran krusial tersebut. Pengumuman intervensi militer Amerika Serikat ini sempat meredam kepanikan pasar yang membuat harga minyak diperdagangkan di kisaran 0 dolar per barel. Sebelumnya, harga minyak dunia telah melonjak lebih dari 10% menyusul serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Iran Tetapkan Pemimpin Baru
Di tengah gempuran konflik yang kian memanas, Iran secara resmi telah menetapkan sosok pengganti Ayatullah Ali Khamenei. Putra Ayatullah Ali Khamenei, Mojabah Khamenei, terpilih untuk menggantikan sang ayah sebagai pemimpin spiritual tertinggi Iran. Majtaba berhasil mengalahkan dua kandidat lainnya, yakni Ali Reza Arfi serta Sayid Hasan Khini, yang merupakan cucu dari Ayatullah Khamenei.
Pemilihan penggantian Ayatullah Khamenei dilakukan secara darurat oleh Majelis Bakar Iran, menyusul kekosongan kekuasaan setelah tewasnya Ayatullah Khamenei dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel. Sebelum terpilihnya Mojabah, tugas-tugas pimpinan tertinggi sempat diambil alih oleh Dewan Kepemimpinan Sementara yang terdiri dari Ayatullah Ali Reza Arafi, Presiden Iran Masud Pesiskian, dan Kepala Kehakiman Golam Husein Mohini Hiji.
Dampak terhadap Perekonomian Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewo memastikan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) masih kuat dalam menghadapi dampak konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Menteri Keuangan Purbaya mengatakan bahwa pengumpulan pajak pada Januari-Februari tumbuh mencapai 30%, menunjukkan perbaikan signifikan di sektor ekonomi.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso berharap dampak perang Amerika Serikat-Israel dan Iran yang saat ini terjadi tidak akan berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan ditopang oleh konsumsi di dalam negeri yang terus ditingkatkan pemerintah.
Video Sumber:
Sumber: YouTube News Engine

